Makanan yang tidak boleh untuk Dipanaskan

Makanan yang tidak boleh untuk Dipanaskan

Biasanya kita gemar memanaskan makanan yang sudah dingin atau makanan yang hendak akan dimakan lagi agar rasanya menjadi lebih enak. Selain untuk menghemat pengeluaran, memanaskan makanan memang dirasa lebih praktis jika dibandingkan dengan membeli atau memasak makanan yang baru.

Namun tahukah Anda bahwa kegiatan ini bisa berbahaya bagi kesehatan kita. Karena terdapat beberapa jenis makanan yang dapat menghasilkan zat beracun saat sedang dipanaskan ulang. Hal ini tentunya bisa berdampak buruk untuk kesehatan kita. Jadi bagi kamu yang gemar memanaskan ulang makanan, lebih baik hindari hal tersebut, ya. Apalagi makanan yang berprotein tinggi.

Nah, berikut ini adalah makanan yang wajib dihindari untuk dipanaskan ulang. Mau tahu apa saja? Berikut ulasan lengkapnya.

Jangan Panaskan Makanan ini

1.Sayuran dengan Nitrat Tinggi

Terdapat beberapa jenis sayuran yang tidak bisa kamu panaskan, seperti bayam atau sayuran berdaun hijau lainnya. Ada juga Lobak, wortel, dan juga seledri. Hal ini karena mereka mengandung kandungan nitrat yang tinggi.

Jadi saat dipanaskan kembali, sayuran yang tadinya merupakan makanan sehat, malahan akan memproduksi zat beracun yang memiliki sifat Karsinogenik. Bayam sendiri mengandung zat besi dalam jumlah yang besar, memanaskan bayam dapat mengoksidasi zat besi yang ada dalam makanan tersebut dan hal ini bisa menghasilkan radikal bebas berbahaya yang bisa menyebabkan banyak penyakit. Salah satu penyakit yang bisa terjadi karena zat ini adalah infertilitas dan kanker.

2.Nasi

Nasi yang dipanaskan ulang dapat menyebabkan keracunan. Biasanya nasi yang disimpan terlalu lama akan mengandung bakteri yang bernama Bacillus Cereus. Lalu jika nasi dipanaskan, bakteri ini dapat menghasilkan spora beracun.

Setelah nasi dipanaskan lalu ditinggalkan pada suhu kamar, setiap spora yang ada pada nasi tersebut dapat berlipat ganda dan menyebabkan keracunan makanan saat tengah di konsumsi.

3.Telur

Biasanya banyak orang yang memilih untuk menggoreng telur jika sudah tidak tahu hendak memakan apa. Namun jangan sampai Anda memanaskan telur yang sudah dimasak. Karena telur merupakan makanan yang memiliki protein tinggi dan berbahaya jika dipanaskan. Setelah telur selesai dimasak, kita harus sesegera mungkin untuk mengkonsumsinya.

4.Ayam

Menyantap ayam yang baru dimasak memang terasa sangat nikmat dan biasanya orang memilih untuk memanaskan ayam saat hendak dimakan lagi. Namun memanaskan ayam berulang bisa menghasilkan zat beracun. Ayam mengandung protein yang dapat mengganggu pencernaan kita saat makanan ini dipanaskan ulang.

5.Kentang

Banyak makanan yang bisa diolah dengan menggunakan kentang, bahkan banyak metode yang bisa dilakukan untuk mengolah makanan satu ini. Biasanya orang memanaskan kentang karena memang kentang sangat nikmat dimakan saat sedang panas atau hangat. Tapi memanaskan kentang akan merusak nutrisi yang ada dalam kentang.

Kentang merupakan makanan yang kaya akan vitamin B6, Kalium, dan vitamin C. kalau kentang dipanaskan berulang – ulang, nutrisi yang ada pada kentang akan menghasilkan Clostridium Botulinum dan menyebabkan keracunan yang sangat serius,

Selain itu kentang yang dibiarkan terlalu lama dalam suhu ruangan bisa menghasilkan bakteri Clostridium Botulinum dalam jumlah yang tinggi. Untuk menghindari itu, simpan kentang dalam lemari es atau buang kentang jika tidak dikonsumsi selama 2 hari.

6.Jamur

Setelah selesai makan jamur, kamu harus sesegera mungkin untuk mengkonsumsinya. Jangan disimpan terlalu lama atau dipanaskan kembali. Hal ini akan menghancurkan kandungan protein dan mineral tinggi yang ada pada jamur.

Kalau dikonsumsi, hal ini akan menyebabkan masalah pencernaan. Selain itu jamur yang dipanaskan ulang akan menghasilkan racun yang mengandung nitrogen teroksidasi dan radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Itulah beberapa makanan yang patut dihindari untuk dipanaskan. Jadi bagi Anda yang sering memanaskan makanan, hindarilah hal tersebut jika tidak ingin keracunan makanan yang harusnya sehat.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*