Category Archives: Uncategorized

Luka Bernanah dan Penanganannya

Saat tubuh mengalami luka dan tidak dirawat dengan baik, maka bisa menimbulkan infeksi dan bernanah. Luka yang sudah bernanah tidak boleh dibiarkan berlaur – larut. Karena tanpa penanganan yang tepat, luka ini bisa berbahaya dan menimbulkan komplikasi yang serius.

Luka ini pada umumnya bisa terjadi pada luka yang mengalami peradangan karena infeksi bakteri. Jika sudah bernanah, luka akan mengeluarkan cairan berwarna kuning, putih kekuningan, atau kuning kecoklatan.

Sebenarnya setiap luka yang terbuka bisa menjadi luka yang bernanah kalau terinfeksi oleh bakteri atau jamur, namun ada jenis luka bernanah yang berbahaya. Kondisi pada umumnya ditandai dengan munculnya rasa sakit seperti bengkak dan hangat dibagian luka saat disentuh.

Ada juga beberapa gejala lain yang dapat muncul, yaitu :

  • Mati rada di bagian kkulit di sekitar luka yang bernanah
  • Darah mengalir di luka
  • Nyeri hebat di bagian luka
  • Anggota tubuh yang terdapat luka sulit untuk digerakkan
  • Bagian dalam luka berwarna merah cerah/ gelap
  • Bengkak lebih dari 5 hari
  • Berbau tidak sedap
  • Ukuran luka semakin membesar
  • Demam tinggi

Kalau sudah mengalami beberapa hal di ats, sebaiknya untuk segera konsultasikan ke dokter. Karena mereka bisa memberikan penanganan kesehatan pada luka Anda. Berikut ini adalah beberapa penanganan luka bernanah yang masih berukuran kecil dan belum parah.

Penanganan Luka Bernanah Kecil

1.Kompres Luka dengan Kompres Hangat

Kompres lah bagian luka dengan kain lembut yang sudah direndam dengan air hangat. Lakukan hal ini setiap 6 jam sekali, setidaknya lakukan selama 30 menit. Ini bisa membantu pengeringan luka menjadi lebih cepat.

2.Jaga Luka Kondisi Kering

Coba jaga bagian luka tersebut agar tetap kering, atau setidaknya tutup dengan perban bersih ketika sedang mandi. Selain itu ganti lah perban secara teraturm agar baktei di dalamnya tidak menumpuk.

3.Oleskan Salep Antibiotik

Untuk bisa membantu proses penyembuhan, coba oleskan salep antibiotik yang dijual di apotek secara bebas. Selain itu coba gunakan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan tersebut.

4.Jangan Dikeluarkan Secara Paksa Nanahnya

Sering kali ketika sedang bernanah, tangan kita tidak akan diam melihat nanah yang berada di luka tersebut dan ingin mengeluarkannya secara paksa. Jika dilakukan dengan tidak benar, nantinya luka akan semakin parah dan semakin dalam. Jadi cobalah hindari untuk pencet luka.

Kalau cara – cara di atas sudah dilakukan namun luka tidak kunjung membaik, disarankan untuk mengkonsultasikannya pada dokter. Ia bisa meresepkan antibiotik yang diminum untuk bisa mencegah penyebaran infeksi saat luka bernanah.

Selain itu ada juga kasus luka bernanah yang dalam, dokter bisa saja melakukan operasi kecil yang tujuannya untuk mengeluarkan nanah. Ia juga tentunya akan meresepkan obat pereda rasa sakit untuk bisa mengurangi nyeri dan bengkak yang dialami.

Luka bernanah harus ditangani dengan cara yang tepat sehingga luka bisa segera kering dan sembuh, jadi Anda bisa terhindar dari resiko komplikasi. Jika mengalami kondisi medis tertentu, seperti diabeter atau hamil, lebih baik untuk segera periksakan diri ke dokter saat sedang mengalami luka bernanah.

Semoga informasi mengenai luka bernanah ini bisa membantu Anda lebih memahami mengenai betapa berbahayanya luka jika didiamkan bernanah. Sebaiknya kita mencegah terjadi hal – hal yang tidak diinginkan dari pada harus mengalaminya.

Ciri – ciri DBD Pada Anak

Ketika sedang musim hujan, kekhawatiran orang tua adalah ketika anaknya sakit hingga demam selama 3 hari. Namun demam yang dialami itu tidak disertai dengan gejala batuk juga pilek. Karena itu mereka khawatir anak menderita demam berdarah dengue, atau DBD. Mereka juga mengkhawatirkan jika sang anak akan dirawat di rumah sakit karena penyakit satu ini.

Demam yang disertai dengan penurunan trombosit hingga 100.000 per mikroliter memang dicurigai dapat terkena DBD. Namun sebenarnya, trombosit memang bisa turun di bawah ambang normal ketik aterinfeksi virus atau infeksi bakteri.

Yang membedakan pada penyakit DBD adalah gejala yang timbul saat terkena infeksi. Setidaknya terdapat 3 gejala yang timbul ketika terinfeksi dbd.

  • Demam tinggi sekurang – kurangnya 72 jam atau selama 3 hari, tidak disertai dengan batuk dan pilek
  • Anak tampak sakit, lemas, dan tidak nafsu makan bahkan minum
  • Disertai dengan mual, muntah, diare, sampai nyeri perut. Muncul juga bintik – bintik kecil merah di beberapa bagian tubuh

Tidak semua pasien DBD harus dirawat di Rumah sakit, ada juga yang bisa dari rumah saja. Jika masih bisa makan atau minum dan menghasilkan air seni minimal 6 jam sekali, maka bisa dikatakan belum mengalami dehidrasi sehingga dapat dipantau dari rumah.

Namun ada beberapa hal yang membuat anak harus segera di bawa ke rumah sakit, jadi ayo kenali indikasi anak harus dibawa ke rumah sakit ketikda terinfeksi DBD. Setidaknya ada 7 gejala yang harus menjadi perhatian orang tua, berikut daftarnya.

Ciri – Ciri DBD Segera Bawa ke Rumah Sakit

1.Syok Dengue

Sindrom Syok Dengue merupakan salah satu gejala yang harus ditanggapi serius di rumah sakit. Ini terjadi saat ada kegagalan sirkulasi darah yang mencukupi kebutuhan oksigen pada seluruh jaringan tubuh yang memiliki potensi untuk dapat menyebabkan kematian.

2.Sulit Minum Air

Jika anak sudah muntah sampi tidak minum, ini bisa menghambat produksi air seni. Jadi perhatikan apakah anak ingin minum atau tidak, jika ia sulit untuk minum, maka cairan dalam tubuh bisa tidak terpenuhi. Anak bisa mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh.

3.Pendarahan Aktif

Jika sudah mengalami pendarahan aktif dengan indikasi berupa air besar atau tinja yang memiliki warna hitam, maka segeralah bawa anak ke rumah sakit. Pendarahan pada gusi yang sulit berhenti dan muntah darah juga bisa menjadi indikator terjadi hal ini.

4.Berkurangnya Trombosit

Kalau trombosit berada pada hitungan kurang dari 100.000 mikroliter dan disertai dengan peningkatan hematoktrit yang melebihi 20%, maka anak wajib dirawat di rumah sakit.

5.Kondisi Memburuk

Jika setelah 3 hari kondisi anak semakin memburuk, segera bawa ke Rumah sakit. Bahkan dalam kasus demam berdarah, jika demam mereda, bukan berarti anak sembuh. Itu bisa menjadi pertanda kondisinya semakin memburuk, karena tidak lama demam akan kembali tinggi.

6.Nyeri Perut

Jika anak mengeluh merasakan nyeri di perut, segera bawa ke rumah sakit.

7.Perhatikan Jarak Rumah

Jika anak demam tinggi dan jarak rumah jauh dari fasilitas kesehatan, segera bawa anak ke rumah sakit. Karena khawatir saat sudah mengalami gejala – gejala di atas, anak malah  menderita di jalan menuju rumah sakit karena terlalu jauh.

Penyakit DBD merupakan penyakit yang membahayakan jika dibiarkan, oleh sebabnya penting untuk memahami gejala – gejala yang ada agar anak dan keluarga menjadi aman.

Manfaat Konsumsi Rebusan Jahe

Jahe merupakan salah satu tanaman yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Bukan hanya bumbu dapur saja, tetapi Jahe juga menjadi tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional oleh sebagian orang. Banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan ketika menkonsumsi jahe secara rutin.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengolah jahe, mulai dari bumbu masakan, camouran makanan atau minuman, dan bisa juga hanya dengan merebus jahe. Lalu ada apa saja manfaat yang bisa dirasakan dengan mengkonsumsi jahe terutama meminum air rebusan jahe? Berikut ulasannya.

Air rebusan Jahe, Manfaatnya!

1.Menjaga Pencernaan

Pertama, mengkonsumsi jahe bisa membantu kamu menjaga kesehatan pencernaan. Jadi jika secara rutin mengkonsumsi jahe, akan menghindari kamu dari gangguang pencernaan. Seperti misalnya konstipasi atau mungkin sembelit.

2.Atasi Mual

Jika kamu tengah mengalami mual, air jahe bisa membantu untuk meredakannya. Biasanya bagi mereka yang baru saja mendapatkan tindakan operasi atau kemoterapi, mual akan menjadi hal lumrah yang terjadi. Untuk mengatasinya, konsumsilah air rebusan jahe.

3.Atasi Nyeri Sendi dan Otot

Jika rutin berolahraga, selain badan yang sehat, biasanya efek samping yang didapatkan adalah sendiri akan merasakan nyeri. Nah, konsumsilah rebusan jahe untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut. Ini karena jahe memiliki kandungan anti peradangan, jadi tidak ada salahnya untuk rutin mengkonsumsi air rebusan jahe untuk menjaga kesehatan dengan lebih maksimal.

4.Menurunkan Kadar Kolestrol

Kini semakin banyak makanan mengandung kolestrol, jadi kita semakin sulit untuk menghindari makanan – makanan tersebut. Tapi jika dibiarkan, kandungan kolestrol di darah bisa meningkatkan resiko untuk mengalami gangguan jantung. Tapi jangan khawatir, karena masalah ini bisa diringankan dengan mengkonsumsi air rebusan jahe.

Jika dikonsumsi dengan rutin, pastinya bisa menurunkan kolestrol jahat yang berada di dalam darah. Bukan hanya itu saja, imbangi dengan lakukan gaya hidup sehat agar kolestrol semakin menjauhi hidup Anda.

5.Menjaga Kesehatan Mulut

Terdapat banyak kandungan yang ada di dalam jahe, termasuk salah satunya adalah antibakteri. Kandungan ini bisa membantu kita menjaga kesehatan di dalam mulut juga gigi. Senyawa aktif yang berada dalam jahe bisa menghambat pertumbuhan bakteri di dalam mulut dan gigi.

Namun jika sudah mengalami gangguan di dalam mulut dan gigi, sebaiknya periksakan ke dokter. Tidak ada salahnya untuk mencoba memperiksakan kesehatan pada rumah sakit terdekat sehingga bisa dengan cepat ditangani jika mengalami masalah serius.

6.Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Jika dikonsumsi secara rutin, jahe bisa membant untuk mencegah perkembangan penyakit kanker di dalam tubuh. Terdapat beberapa jenis kanker yang bisa dicegah saat dengan rutin mengkonsumsi jahe, seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker mulut, kanker usus, dan kanker hati.

7.Meningkatkan Fungsi Otak

Konsumsi jahe bisa mencegah gangguan yang akan berpengaruh pada otak. Kesehatan otak yang optimal akan sangat mempengaruhi fungsi otak pada kesehatan seseorang, khususnya bagi mereka yang memiliki usia lanjut.

8.Menurunkan Berat Badan

Jika ingin menurunkan berat badan, air rebusan jahe bisa membantu, loh. Air rebusan jahe dipercaya bisa membantu untuk merasakan kenyang lebih lama, jadi nafsu makan akan lebih bisa dikendalikan.

Bagaimana? Banyakkan manfaat yang bisa kita rasakan dari mengkonsumsi air rebusan jahe? Selain itu jangan lupa untuk rutin lakukan gaya hidup dan pola makan yang sehat sehingga bisa menjadi lebih optimal dan tubuh menjadi terjaga dengan baik kesehatannya.

Tips Membakar Lemak Secara Sehat

Banyak orang yang mengalami kelebihan berat badan pada bagian tubuh, terutama pada bagian perut. Lemak pada bagian perut dapat menandakan beragam resiko seperti penyakit jantung, sampai diabetes tipe 2. Pada sisi lain, lemak yang ada di bagian perut sulit untuk dihiangkan. Bahkan ketika sedang melakukan diet, bagian perut adalah yang paling sulit untuk bisa dikecilkan.

Namun terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan untuk membantu menghilangkan lemak pada perut dan mengecilkan perut. Berikut ini beberapa teknik yang dapat membantu untuk mengecilkan perut.

Mengecilkan Perut Secara Sehat

1.Terus Bergerak dan Lakukan Kardio

Untuk bisa mengecilkan perut, cobalah dnegan memperbanyak gerakan sehari – hari. Apalagi jika kamu lebih sering menghabiskan waktu dengan duduk sepanjang hari di kantor atau pun di sekolah. Banyak aktivitas yang bisa membantu, seperti naik turun tangga, berjalan kaki, menggunakan meja kerja yang berdiri, melakukan peregangan, dan masih banyak kegiatan lain. Banyak aktivitas kardio yang bisa dilakukan. Misalnya seperti lari, jalan kaki, dan juga berenang.

2.Makan Banyak Serat

Mengontrol pola makan bisa membantu Anda untuk mengecilkan perut. Memakan banyak makanan yang mengandung serat dapat membantu tubuh kenyang lebih lama. Selain itu makanan berserat akan membantu pencernaan menjadi lebih lancar, jadi mengurangi resiko perut buncit. Sistem pencernaan yang sehat juga akan membuat perut menjadi tampak lebih ramping.

3.Membatasi Karbohidrat

Karbohidrat memang merupakan sumber energi yang baik untuk tubuh kita, hanya saja tidak semuanya sehat. Tubuh akan mengubah beberapa jenis karbohidrat menjadi glukosa, dan terlalu banyak glukosa akan membuat tubuh menimbun banyak lemak.

Sebabnya banyak orang yang membatasi karbohidrat ketika sedang melakukan diet. Karena pentingnya karbohidrat bagi tubuh, jangan berhenti mengkonsumsinya, namun lebih baik pilih opsi yang lebih sehat, seperti biji – bijian.

4.Meningkatkan asupan Protein

Protein dapat membantu dalam memperbaiki dan juga menumbuhkan otot. Selain itu bisa juga membantu seseorang menjadi kenyang lebih lama. Konsumsilah makanan dengan protein tinggi seperti susu, telur, dan daging.

5.Melakukan latihan Resensi

Melakukan latihan seperti ini dapat membantu dalam membakar kalori agar tidak kehilangan masa otot. Untuk membangun massa otot, akan membuat tubuh membakar lebih banyak kalori. Biasanya orang – orang melakukan angkat beban, squat, dan lunge.

Disamping itu bisa juga melakukan latihan inteval intensitas tinggi yang bisa membakar kalori lebih cepat selama sedang melakukan olahraga.

6Makan Lemak Jenuh

Lemak jenuh atau biasa dikenal sebagai lemak baik, merupakan jenis lemak yang akan mencair pada suhu ruangan. Terdapat banyak makanan yang bisa kitan manfaatkan untuk memperoleh lemak baik, seperti alpukat, minyak zaitun, kacang – kacangan, selai kacang, dan masih banyak yang lain.

7.Mengurangi Minuman Tinggi Kalori

Ada sejumlah yang memiliki kalori, seperti minuman bersoda dan minuman energi. Untuk menghindarinya, bisa dengan mengubah minuan menjadi jus dengan buah segar dan mengandung sera. Batasi juga susu serta gula dalam kopi atau pun teh.

8.Minum Cukup Air

Minumlah cukup air untuk meminimalisasi perut yang buncit. Karena cara ini akan membantu perut menjadi lebih cepat kenyang dan membantu mengontrol porsi makan. Selain itu bisa menambahkan air dengan buah untuk dijadikan infuse water.

Semoga informasi ini bisa membantu Anda dalam menemukan solusi masalah tubuh Anda. Jangan lupa tidur yang cukup dan juga jangan terbawa setres agar program Anda dapat berjalan dengan lancar.

Berbagai Cara dalam Merileksasikan Otot

Aktivitas sehari – hari kerap membuat tubuh merasakan pegal dan otot menjadi terasa tegang/ Terkadang melakukan olah raga dengan intensitas yang tinggi juga dapat menyebabkan kekakuan dan ketegangan pada otot. Sebab itu kita harus bisa mempraktikkan cara yang baik dan benar untuk dapat menjaga kesehatan otot klita, terutama ketika sudah sering merasakan nyeri dan kaku.

Kita dapat melakukan beberapa hal seperti meditasi, melakukan yoga, dan juga melakukan peregangan untuk dapat merileksasikan tubuh. Selain itu bisa juga dilakukan dengan pemijatan pada bagian otot yang kaku dan nyeri.

Tapi terdapat beberapa cara lain yang mungkin bisa dilakukan untuk dapat merileksasikan otot kita, berikut ulasannya.

Cara Merileksasikan Otot

1.Terapi Panas

Terdapat beberapa benda yang bisa dimanfaatkan panasnya untuk menghilangkan kaku dan nyeri pada otot. Seperti selimut hangat elektri yang dapat menghilangkan nyeri dan juga mengurangi inflasmasi pada bagian otot.

Bisa juga dengan berendam dengan air hangat setidaknya selama 15 menit. Taburi air hangat yang akan digunakan dengan garam Epsom. Setidaknya larutkan 240 mililiter garam Epsom dan tunggu hingga latur sepenuhnya. Garam ini bisa meresam ke dalam kulit dan memperbaiki fungsi otot serta saraf.

Setelah berendam dengan air garam ini, pastikan tubuh terbilas bersih agar tidak menimbulkan iritasi yang tidak diinginkan.

Duduk pada ruang sauna atau mandi uap juga bisa menjadi salah satu cara efektif dalammerileksasikan otot pada tubuh. Cara ini dapat ,melancarkan aliran darah, menghangatkan otot, juga menyalurkan oksigen menjadi lebih merata.

2.Mengkontraksikan dan Merilekskan Otot

Bisa dilakukan dengan meremas bagian otot untuk meredakan ketegangan pada otot dengan memijarnya setidaknya 5 menit perbagian. Setelah itu regangkan otot yang terasa kaku agar dapat terasa rileks setidaknya 15 – 30 detik.

Berlatih aerobik juga dapat membantu tubuh menjadi lebih aktif dan lentur. Selain itu kegiatan ini juga bisa membantu melancarkan sirkulasi darah, jadi otot akan menjadi rileks dan lentur.

3.Kurangi Ketegangan dengan Rileksasikan Tubuh

Pastikan tubuh kamu setidaknya tidur 7 jam setiap harinya. Tidur yang berkualitas dapat membantu tubuh untuk merileksasikan otot dan memulihkan tubuh setelah aktivitas yang panjang. Selain itu kita harus bisa melatih pernapasan agar bisa merileksasikan otot pada bagian dada dan bahu. Tark napas panjang setidaknya 4 detik, lalu buang perlahan – lahan dengan range yang sama.

Lakukan juga meditas agar bisa meredakan stress pada tubuh. Pilihlah tenpat yang tenang dan damai untuk melakukan meditasi sehinggan lebih mudah dalam menghilangkan beban dan pikiran yang ada pada tubuh. Selain meditasi, yoga juga bisa menjadi altefnatif lain.

4.Menggunakan Jasa Terapis

Klinik pijat pada umumnya menawarkan pemijatan yang sulit untuk dilakukan sendiri. Mintalah mereka untuk melakukan terapi pada otot yang nyeri atau tegang. Sesi ini bisa berlangsung selama 15 – 30 menit. Jadi siapkan waktumu, ya!

5.Mengatasi dengan Obat

Cobalah konsumsi obat yang dapat meredakan nyeri. Tapi ingat untuk selalu menjaga dosis yang sudah dokter berikan, jangan sampai tidak teratur dan malah bisa berakibat fatal.Ada juga suplemen seperti suplemen magnesium dan seng yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi ketegangan otot. Perlu diingat jangan mencoba untuk mengkonsumsi obat ketika belum melakukan konsultasi dengan dokter!

Jika sudah mendapatkan obat, pastikan minumlah secara teratur. Semoga bermanfaat!

Gejala Stroke yang Perlu Diketahui

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya penyakit Stroke? Penyakit ini biasa terjadi pada orang – ornag yang sudah lansia. Namun akhir – akhir ini sering ditemukan orang yang masih pada usia produktifnya sudah harus mengalami kondisi ini. Stroke pada usia muda bisa mengakibatkan kondisi yang serius, loh!

Bahkan penyakit ini memiliki julukan sebagai Silent Killer, karena penyakit berbahaya ini dapat membunuh secara diam – diam yang dikarenakan kelumpuhan otak. Bisa juga stroke pada usia muda mengakibatkan kecacatan untuk para pengidapnya.

Ada juga hal yang tidak boleh diabaikan, yaitu adanya Transient Ischaemic Attack, atau stroke ringan. Meski dinamanya ringan, tapi ini tidak boleh disepelekan karena bisa menimbulkan dampak yang serius nantinya.

Kebanyakan gejala ini terjadi secara tiba – tiba dan dapat dikatakan hampir serupa dengan stroke. Hanya saja gejala ini hanya berlangsung selama beberapa menit dan hilang dalam hitungan jam.

Gejala Stroke Ringan Menurut Para Ahli

1.Perubahan pada indra

Akan ada perubahan pada indra tertentu, seperti pada penglihatan, pendengaran, rasa, dan juga pada sentuhan.

2.Perubahan Kewaspadaan

Perubahan kewaspadaan ini termasuk pada kantuk dan juga keadaan tidak sadar.

3.Perubahan Mental

Yang terjadi saat penderita mengalami kebingungan, hilang ingatan, sulit untuk menulis, kesulitan dalam membaca, berkurangnya kemampuan untuk berbicara dan juga memahami orang lain.

4.Permasalahan Pada Otot

Contoh yang biasa terjadi adalah melemahnya otot, kesulitan untuk menelan makanan, dan juga kesulitan dalam berjalan.

5.Kepala Pusing

Keadaan kepala pusing dan sampai kehilangan keseimbangan serta koordinasi.

6.Tidak dapat mengontrol kandung kemih atau usus

7. Masalah Pada Saraf

Keadaan ini ditandai dengan mati rasa atau kesemutan di satu sisi.

Jika sudah mengalami gejala – gejala yang ada di atas, segeralah untuk menemui dokter dan katakan gejala yang sudah dialami. Selain itu tanyakan langsung pada dokter mengenai gangguan – gangguan tersebut.

Selain beberapa gejala yang sudah disebutkan di atas tadi, terdapat juga beberapa gejala lain yang dapat memicu terjadinya stroke.

1.Peningkatan tekanan darah yang mendadak

2.Kelelahan secara tiba – tiba

3.Salah satu sisi pada bagian mulut atau wajah tampak turun

4.Kesemutan pada bagian tubuh

5.Lengan, kaki, atau bagian lainnya kesulitan untuk bisa diangkat

6.Cara berbicara menjadi kacau dan tidak jelas

7.Terjadi pandangan ganda atau Diplopia

8.Pandangan kabur bahkan sampai terjadi kebutaan

Pada umunya ada 70% gejala stroke ringan yang bisa hilang kurang dari 10 menit, ada juga yang hilang kurang dari 4 jam.

Lalu apa penyebabnya?

Stroke bisa terjadi karena gumpalan kecil yang tersangkut pada otak yang bisa berupa gelembung udara atau bahkan lemak. Penyumbatan ini akan menghambat aliran darah, kurang nutrisi, dan oksigen pada otak. Kondisi ini dapat menyebabkan kondisi otak menjadi terganggu.

Meski Stroke ringan tidak terjadi secara permanen, namun kondisi ini dapat dijadikan peringatan. Karena pengidap Stroke ringan memiliki resiko yang sangat tinggi untuk dapat mengalami Stroke pada kemudian hari.

Jadi segeralah temui dokter jika sudah mengalami beberapa gejala – gejala yang tadi kamisebutkan di atas. Tujuannya adalah agar dapat mendapatkan penanganan yang tepat dan juga bisa untuk mencegah komplikasi yang dapat terjadi karena gejala tersebut.

Cobalah untuk tidak merokok, lakukan diet sehat dengan gizi yang seimbang, dan lakukan hidup sehat agar bisa terhindar dari penyakit – penyakit yang dapat mengganggu hidup kita.

Deteksi Gejala Tipes

Tipes merupakan penyakit yang umum di Indonesia. Penyakit ini tidak hanya menyerang umur tertentu, tapi bisa dialami oleh anak – anak hingga orang dewasa. Jangan sepelekan Tipes karena jika tidak ditangani dengan baik, akan terjadi hal yang fatal. Sebabnya, kenali lah gejala tipes dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang terjadi saat Tipes ringan yang biasa terjadi.

Gelaja Tipes Ringan yang Biasa Terjadi

Demam tifoid atau Tipes biasa mnyebar melalui konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dan melalui kontak langsung feses yang ada bakteri Salmonella typhii. Untuk yang ringan, berikut adalah beberapa gejala yang biasa terjadi :

1.Demam

Awalnya yang paling tampak dari gejala tipes adalah terjadi demam. Demam adalah hasil dari proses peradangan dalam tubuh yang dikarenakan kerja sistem imum ketika melawan infeksi bakteri Salmonella Typhii.

Demam akan cenderung meningkat perlahan dari hari ke hari, dan biasanya dapat mencapai 39 – 40 celcius.

2.Berkeringat

Untuk dapat mengeluarkan panas yang ada di dalam tubuh, otak akan memerintahkan kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairan melalui pori – pori, hal ini dilakukan agar dapat mengembalikan tubuh kembali ke suhu normalnya.

3.Terasa Lemas

Ketika terkena tipes, tubuh akan terasa tidak bertenaga dan lemas. Hal ini memang umum terjadi karena biasanya gejala tipes berupa diare bisa menyebabkan tubuh terus menerus mengeluarkan cairan dan elektrolitnya lewat feses juga keringat.

Cairan elektrolit ini memiliki fungsi agar otor bisa bekerja dan juga berkontraksi dengan baik. Jadi jangan heran kenapa tubuh saat sedang tipes kurang bertenaga dan terasa lemas.

4.Gangguan Pencernaan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, kalau tipes dapat menyebabkan diare atau gangguan pencernaan. Hal ini karena tipes merupakan penyakit infeksi yang menyerang pencernaan dan khususnya bagian usus.

Tapi diare karena tipes lebih sering terjadi jika penderitanya adalah anak – anak, sedangkan untuk dewasa memiliki gejala sembelit.

Usus yang terinfeksi bakteri tidak bisa mencerna makanan dengan baik,  hal ini membuat proses penyerapan air akan ikut terganggu. Jadi usus akan mengambil cairan yang lebih banyak dari tubuh untuk bisa memproses makanan dan membuat feses menjadi bertekstur cair.

Sedangkan untuk sembelit pada orang dewasa, hal ini diakibatkan infeksi bakteri yang menghambat pergerakan pada usus.

5.Sakit Perut

Masih berhubungan dengan diare, karena biasanya sakit perut saat tipes akan dibarengi dengan adanya diare. Perut akan terasa sakit saat infeksi masih menyerang sistem pencernaan, lalu sistem ini akan meminta bantuan kepada otak untuk bisa memicu otot usus agar berkontraksi sehingga feses bisa dikeluarkan.

Pada umumnya sakit perut akan terasa setelah 8 – 72 jam terpapar bakteri salmonella ini.

6.Kehilangan Nafsu Makan

Biasanya memang nafsu makan akan menurun ketika sedang sakit, ini juga terjadi pada orang yang terpapar tipes. Ini karena bentuk respon dari tubuh yang melawan bakteri karena infeksi.

Respon yang didapatkan adalah otak melepaskan zat peradangan yang bisa memberikan sinyal pada sistem saraf pusat agar memicu pelepasan hormone untuk bisa memicu lepasnya leptin. Leptin sendiri merupakan jenis hormon yang bisa menekan nafsu makan.

Pada sisilain, gejala tipes bisa membuat pencernaan sulit untuk memproses makanan. Ini dapat membuat sebagian orang menjadi malas untuk makan.

7.Sakit Kepala

Terakhir adalah sakit kepala yang biasa dibarengi dengan demam. Demam dapat menyebabkan pelepasan zat – zat kimia yang bisa memicu sakit kepala.

Semoga setelah membaca ini Anda menjadi lebih memahami gejala yang terjadi ketika sedang tipes dan segera mengobatinya sebelum menjadi semakin parah.

Jaga Kesehatan Kulit Dengan 7 Kunci Penting ini

Kulit merupakan bagian tubuh yang menjaga kita, hal itu membuat bagian ini rentan untuk terkena kotoran, bakteri, dan mikroorganisme lainnya yang bisa datang dari mana saja. Sebabnya, kita wajib menjaga kesehatan kulit dan jangan sampai mengabaikan gangguan kesehatan yang nantinya berakibat serius. Kesehatan kulit yang terganggu juga dapat mengakibatkan masalah lain, seperti kurangnya percaya diri.

Semua orang pasti ingin memiliki kulit yang sehat. Selain itu mereka juga menginginkan kulit yang lembut juga lembab agar nyaman saat sedang beraktivitas. Berikut ini adalah beberapa tips dalam menjaga kesehatan kulit dengan baik.

Cara Menjaga Kesehatan Kulit

1.Hindari Merokok

Bukan hanya dapat merusak paru – paru dan organ dalam lainnya, merokok juga dapat merusak kulit kamu. Merokok dapat mengakibatkan kulit kamu menjadi lebih cepat menua dan memecahkan kolagen yang bisa mengurangi elastisitar kulit serta merusak kulit dikarenakan racun yang ada di tembakau. Jadi jika kamu ingin memiliki kulit yang kencang dan sehat, pastikan hindari rokok.

2.Hindari Konsumsi Alkohol

Sama halnya dengan rokok, meminum alkohol juga dapat merusak kulit kamu, bukan hanya hati saja. Mengkonsumsi alkohol dapat membuat tubuh juga kulit menjadi terdehidrasi dan membuat kulit menjadi lenih tampak lelah dan tua. Selain itu alkohol yang sampai merusak organ hati, dapat membuat racun menyebar ke seluruh tubuh dan tidak terbuang dengan baik. Hal inilah yang dapat terlihat dari kulit, seperti adanya jerawat, kusam, dan kulit kurang sehat.

Alkohol juga dapat melebarkan pembuluh darah dan membuatnya menjadi lebih mudah terlihat di daerah sekitar mata dan membuat kulit menjadi lebih membengkak di daerah yang ada di kelopak mata.

3.Tidur yang Cukup

Selain knsumsi yang masuk ke dalam tubuh, pola tidur juga mempengaruhi kesehatan kulit. Seperti misalnya kurangnya tidur, hal itu dapat membuat kulit menjadi tampak lelah, kusam, dan bisa menjaid tampak lebih tua. Apa lagi jika kamu sering kurang tidur, pasti dapat membuat kantung mata menghitam.

4.Konsumsi makanan sehat dan bergizi

Pastikan kulit kamu mendapatkan nutrisi yang baik dari makanan yang sehat dan bergizi. Mereka akan membantu kamu dalam menjaga kesehatan kulit. Hal ini dibuktikan dengan study yang ada kalau makanan sehat dan bergizi dapat membuat kulit menjadi lebih tampak sehat dan muda.

5.Jangan Banyak Pikiran

Stress dapat membuat kamu menstimulasi kelenjar adrenal untuk bisa menghasilkan kortisol, yaitu hormon utama saat sedang mengalami yang namanya stress. Ini teribat dalam produksi lemak berminyak yang ada di kelenjar sebaceous. Jumlah lemak berminyak yang terlalu banyak ini dapat membuat pori – pori menjadi tertutup dan menjebak bakteri penyebab jerawat ada di dalamnya.

6.Lindungi Kulit dari Matahari

Kulit juga harus dilindungi dari paparan sinar matahari, apa lagi saat matahari sedang berada pada intenstas tertingginya, yaitu pada pukul 10 pagi hingga 4 sore. Tapi kalau kamu tetap diwajikan untuk beraktivitas di waktu tersebut, dianjutkan untuk menggunakan pakaian dengan lengan panjang, atau juga gunkan topi. Kamu juga dianjurkan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF yang bisa digunakan 20 menit sebelum beraktivitas di luar.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk dapat menjaga kesehatan kulit. Pastikan juga kamu selalu membersihkan kulit dengan baik agar virus dan bakteri yang ada enggan untuk hinggap di tubuh kamu.

Tips Menjaga Kebersihan Miss V saat Haid

Menstruasi merupakan hal yang setiap bulan terjadi pada perempuan setelah ia mengalami masa pubertas. Setiap bulannya akan ada 3 – 8 hari tubuh mengeluarkan darah melalui organ intim. Biasanya sebagian orang yang tengah dalam menstruasi akan mengalami kram perut, perubahan pada suasana hati, dan keadaan yang tidak membuat nyaman lainnya.

Tapi lain dari ketidaknyamanan tersebut, ada hal lain yang terkadang diabaikan saat sedang menstruasi. Yaitu kebersihan dari organ intim. Kita harus selalu menjaga kesehatan dan kebersihan Miss V agar terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan.

Berikut ini adalah tips untuk menjaga organ intim saat sedang menstruasi.

Tips Menjaga organ intim

1.Rajin Dibersihkan

Pertama kamu harus rajin untuk membersihkan vagina. Sebenarnya ini wajib untuk dilakukan baik saat sedang menstruasi atau tidak. Setiap kali sehabis buang air kecil atau besar, bagian ini harus dibersihkan dengan benar. Mungkin bagi kamu yang sering membersihkannya ini sudah menjadi hal yang tidak perlu diberi tahu lagi, tapi ternyata banyak loh orang yang beranggapan kalau vagina memiliki mekanisme pembersihannya sendiri jadi tidak perlu untuk dibersihkan.

Saat sedang haid, akan ada banyak darah yang keluar dan sering mengering, hal ini tidaklah higenis. Cara membersihkan vagina hanya peru dengan menggunakan air saja, tidak perlu sampai menggunakan sabun atau produk keras untuk membersihkannya.

2.Ganti secara rutin Pembalut atau Tampon

Jangan gunakan pembalut lebih dari 6 jam, juga jangan gunakan tampon lebih dari 8 jam. Kalau lebih dari itu, dikhawatirkan akan ada resiko infeksi ruam yang akan mengintai. Pastinya hal ini tidaklah baik untuk kesehatan vagina.

3.Rajin Mandi

Biasanya banyak wanita yang malah malas mandi saat sedang mengalami haid, dikarenakan mood yang tidak baik dan kram perut yang menghambat aktivitas. Tapi meski terasa nyeri, bukan berarti sampai tidak mandi. Jangan sampai malas dan mengabaikan pentingnya dari membersihkan tubuh dari kuman dan kotoran. Hal ini bisa membantu membuat tubuh menjadi lebih bersih.

4.Jangan Lupa Mencuci Tangan

Sebelum kamu mengganti produk menstruasi yang digunakan, pastikan mencuci tangan. Hal ini dikarenakan tangan yang sudah bersentuhan dengan banyak hal mungkin mengandung kuman dan juga bakteri yang mungkin bisa berpindah ke area intim dan menyebabkan masalah kesehatan timbul pada kamu.

5.Arah Membersihkan

Saat sedang membersihkan organ intim, mulai dari vagina lalu bergerak mundur. Hindarilah melakukannya dengan arah yang berlawanan, karena dikhawatirkan mikroorganisme yang ada di anus bisa berpindah ke vagina yang bisa menyebabkan infeksi.

6.Hindari penggunaan produk beraroma

Jangan gunakan produk yang memiliki aroma untuk membersihkan miss V kamu. Baik itu merupakan produk yang dimanfaatkan untuk memberihkan, atau itu merupakan produk menstruasi seperti pembalu, tampon, atau menstrual cup. Hal ini karena vagina menjadi lebih rentan terhadap infeksi selama haid. Jadi hindari apapun itu yang akan berdampak negatif kepada miss V kamu.

Itulah ulasan singkat mengenai cara untuk membersihkan dan merawat vagina saat sedang menstruasi. MEmang ketika menstruasi kita sulit untuk melakukan apapun karena kendala mood dan juga perut yang kerap kali mengganggu aktivitas.

Tapi meski demikian, kamu harus tetap merawat miss V aar tidak membuat kamu kesulitan nantinya saat terjadi hal yang tidak diinginkan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu yang bingung bagaimana cara membersihkan miss v yang baik.