Category Archives: Corona

Protokol Kesehatan New Normal

Sampai sekarang Pandemi COVID-19 masih menghantui kita dan membuat kita harus menjadi lebih ekstra berhati – hati ketika tengah berada di luar rumah. Pemerintah sudah menyusun sejumlah protokol kesehatan untuk menjaga orang – orang dari terinveksi virus satu ini.

Protokol kesehatan ini wajib untuk dilakukan oleh semua aspek pada kehidupan, ini dilakukan untuk menghindari semakin banyaknya orang yang terinveksi dan juga supaya semua orang menjadi tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa protokol kesehatan di tempat umum yang wajib untuk kamu patuhi.

Protokol Kesehatan di Tempat Umum

1.Protokol Kesehatan di KRL

KRL merupakan alat transportasi darat yang paling sering digunakan oleh masyarakat untuk menuju ke tujuan mereka. Selain harganya yang murah, KRL juga merupakan transportasi yang cepat karena tidak terjebak macet. Namun masalahnya, hal ini membuat sering kali orang berdesak – desakkan di KRL karena jumlah penumpang yang diluar batas wajar.

Oleh karena itu protokol kesehatan di KRL haruslah diterapkan. Inilah protokol kesehatan ketika berada di KRL,

  • Wajib mengenakan masker ketika berada di KRL dan Stasiun
  • Penumpang diwajibkan untuk menjaga jarak sesuai dengan tanda yang sudah tertera. Ketika kondisi padat, petugas akan menerapkan sistem buka tutup di luar stasiun.
  • Setiap penumpang disarankan untuk melakukan transaksi nontunai
  • Anak yang masih berusia di bawah 5 tahun dilarang naik KRL untuk sementara waktu
  • Balita dan Lansia yang hendak menggunakan KRL hanya untuk keperluan yang mendesak, seperti perawatan rutin ke rumah sakit, harus melapor ke petugas Stasiun.
  • Para pedagang dengan barang bawaan banyak tidak boleh menaiki KRL ketika sedang jam sibuk
  • Setiap penumpang dilarang berbicara, baik secara langsung atau melalui ponsel seluler

2.Protokol Kesehatan di Pasar

Pasar merupakan tempat yang bahkan ketika diberlakukan PSBB, tempat  ini masih menjadi tempat berkumpul banyak orang. Ini karena pasar merupakan tempat dimana masyarakat membeli bahan baku pangan yang setiap harinya dibutuhkan.

Inilah protokol kesehatan new normal di pasar yang harus dipatuhi.

  • Semua pedagang, pengelola pasar, dan organ pendukung lain diwajibkan untuk bebas dari COVID-19. Mereka harus memiliki bukti hasil tes PCR/ Rapid Test yang pemerintah fasilitasi.
  • Pedagang yang berdagang di Pasar, khususnya pasar rakyat, diatur bergiliran dengan jarak antar pedagang minimal 1.5 meter.
  • Sebelum dibuka, lakukan screening awal untuk memastikan suhu pedagang di bawah 37.5 derajat celcius.
  • Melarang orang – orang yang memiliki sakit gejala pernapasan (Batuk, flu, sesak nafas)
  • Wajib kenakan masker dan jaga jarak antrian 1.5 meter dan suhu pengunjung kurang dari 37.3 celcius
  • Ada tempat untuk cuci tangan, ada sabun, dan handsanitizer. Lakukan juga penyemprotan disinfektan di ruangan atau lokasi 2 hari sekali
  • Menjaga kebersihan lokasi jualan, seperti lapak, kios, baik sebelum atau sesudah aktivitas
  • Memelihara kebersihan sarana umum
  • Menetapkan pengaturan sirkulasi dan batasanwaktu kunjungan
  • Pemasok mengatur waktu pemasukan juga pengeluaran barang
  • Optimalkan ruang terbuka outdoor untuk memperluas pasar dan memaksimalkan physical distancing

Nah, itulah beberapa protokol kesehatan yang wajib untuk dipatuhi ketika berada di tempat – tempat umum. Semoga informasi ini bermanfaat dan berguna untuk Anda dalam menghadapi New Normal untuk beraktitas sehari – hari.

Gejala Terjangkit Virus Corona

Hingga kini virus corona masih terus berkembang, bahkan hingga tulisan ini dibuat, Indonesia telah mencapai kurang lebih 70.000 orang yang terjangkit. Edukasi pada masyarakat terus pemerintah coba lakukan, terutama bagaimana gejala awal untuk mereka yang tertular virus ini. Pemerintah juga terus melakukan cara agar rantai penyebaran virus corona bisa berhenti/

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, tanda – tanda untuk mereka yang terinveksi virus corona diawali dengan batuk, dan sesak nafas . Sampai pada kasus yang terparah adalah infeksi dan dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan beujung dengan kematian.

Virus corona juga sekaan terus berevolusi, kini ada gejala baru berupa gatal – gatal pada kulit yang menyakitkan. Ini mirip dengan yang terjadi pada radang dingin dan terlihat pada beberapa pasien yang positif terkena corona.

Selain itu, CDC atau pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat mendaftarkan bibir atau wajah kebiruan sebagai gejala bagi mereka yang terpapar virus ini.

Sebagian besar dari penderita covid-19 ini tergolong ringan. Namun sekitar 20% penderitanya memiliki bawaan penyakit dan menyebabkan kondisi mereka menjadi sangat kritis. Ssebuah study ada yang mengatakan bahwa sekitar 140 pasien yang terdapat di rumah sakit Zhongnam mengidentifikasi pola khas yang menunjukkan penyakit Covid-19.

Ada 99% pasien yang mengalami demam tinggi, setengahnya mengalami batuk kering. Lalu 1/3-nya mengalami nyeri otot dan juga kesulitan untuk bisa bernapas.

Lalu ada penelituan lain yang mengatakan kalau 80% kasus virus baru ringan, 15% menderita kasus parah, dan 5%nya menjadi sakit yang kritis.

Nah, bagaimana gejala virus ini berkembang dari hari ke hari? Berikut penjelasannya.

Perkembangan Gelaja Virus Selama 17 Hari

1.Hari ke Satu

Pada hari pertama, penderita akan mengalami demam dan tubuhnya akan merasakan kelelahan. Nyeri ott dan batuk kering juga kerap kali terjadi . Ada juga yang mengatakan kalau mereka mengalami diare atau mual sebelum mengalami demam.

2.Hari ke Lima

Pada hari ke lima, pasien akan mengalami kesulitan dalam bernafas. Kondisi ini lah yang biasa terjadi pada mereka yang sudah berusia lanjut atau juga memiliki riwayat penyakit lain sebelumnya.

3.Hari ke Tujuh

Di hari ketujuh, para peneliti Universitas Wuhan mengatakan kalau di hari ke rujuh biasanya para pasien mulai memasuki rumah sakit untuk memperiksakan keadaan mereka.

4.Hari ke Delapan

Hari kedelapan pada pasien yang sudah mengalami kondisi yang parah, terdapat setidaknya 15% pasien mengalami sindrom gangguan pernapasan yang akut. Saat hal ini terjadi, cairan sudah memenuhu paru – paru, sehingga hal ini kerap kali berakibat fatal.

5.Hari ke Sepuluh

Saat gejala sudah mulai memburuk, pasien akan dibawa ke ICU atau Intensive Care Unit. Biasanya mereka akan mengalami gangguan di bagian perut dan mulai kehilangan nafsu makan. Dalam rentang waktu itu, sebagian kecil pasien meninggal. Sekitar 2% kemungkinan pasien meninggal di tahap ini.

6.Hari Ke Tujuh Belas

Ketika sudah menjalami perawatan kurang lebih 2.5 minggu lamanya, pasien yang kondisinya semakin membaik biasanya akan sembuh dan sudah boleh keluar dari rumah sakit. Meski demikian, tetap harus menjalani isolasi mandiri di rumah setidaknya 2 minggu/ 14 hari.

Semoga informasi mengenai gejala virus corona ini bisa bermanfaat untuk banyak orang. Jadi semakin banyak yang memahami betapa pentingnya mengetahui gejala awal covid. Terima kasih!

Cara Menjaga Kesehatan Saat Pandemic Covid-19

Virus Corona hingga kini masih terus menyebar dan membuat banyak orang mulai ragu untuk melakukan kegiatan di luar rumah meski pemerintah sudah menerapkan New Normal. Tapi bagaimana pun juga, kita sebagai manusia tidak mungkin untuk selalu berada di rumah. Ada kalanya kita harus keluar rumah, entah itu untuk keperluan pekerjaan atau untuk mencari makan.

Cara penyebaran dari virus Covid-19 ini bisa terjadi melalui benda – benda yang tercemar dengan virus, bisa karena percikan atau sentuhan langsung dari orang yang terkena virus tersebut. Bahkan virus ini bisa tertinggal dipermukaan benda – benda dan dapat bertahan selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Menurut penelitian, sekiranya jika diudara virus corona bisa bertahan selama 3 jam, kalau di tembaga dan aluminium bisa bertahan 3 – 4 jam, sarung tangan medis 8 jam, kertas karton/ kardus 24 jam, besi-baja-plastik 2 -3 hari, kayu-kaca 4 hari, dan kertas 4-5 hari.

Meski virus ini memiliki daya tahan yang berhari – hari, virus ini juga dapat dimatikan. Yaitu dengan cara menyemprotkan desinfektan pada permukaan barang-benda yang memiliki potensi untuk tertempel virus. Bersihkan juga permukaan benda dengan menggunakan sabun, termasuk alat mandi dan juga cuci tangan.

Berikut ini ada beberapa tips menjaga tubuh saat virus corona ini.

Tips Jaga Tubuh Saat Virus Corona

1.Cuci Tangan

Mencuci tangan merupakan salah satu cara terbaik untuk bisa menghindari tubuh dari virus. Pertama, awali dengan membasahi dua telapak tangan dengan menggunakan air mengalir, lalu berikan sabun pada telapak tangan yang basah.

Setelah itu gosok semua permukaan kulit, temasuk sela – sela jari, punggung tangan, dan juga jari – jari. Lakukan minimal selama 20 detik. Setelah itu bilas sampai bersih dengan menggunakan air yang mengalir dan keringkan menggunakan kain atau tisu.

Kamu harus sering melakukan cuci tangan, baik setelah keluar rumah, hendak makan, setelah bersin, dan juga saat sedang berada di tempat umum.

2.Siapkan HandSanitizer saat di Luar Rumah

Saat sedang berada di luar rumah kita tidak selalu bisa melakukan cuci tangan, tapi kamu bisa menggantikannya dengan menggunakan Handsanitizer yang terdapat kandungan alkohol mulai dari 30%. Tapi WHO merekomendasikan untuk menggunakan handsanitizer yang setidaknya terdapat kandungan alkohol 60% karena dapat lebih membunuh virus.

Covid memiliki ukuran virus yang besar, jadi kandungan alkohol yang tidak mencapai 60% tidak dapat membunuh virus tersebut dengan baik. Jadi jangan lupa untuk selalu membawa handsanitizer saat keluar rumah, ya.

3.Jangan Sentuh Wajah

Mungkin hal ini sepele, tapi sebenarnya ini cukup sulit untuk dilakukan. Bahkan ada penelitian yang mengatakan setidaknya manusia menyentuh wajahnya 23 kali dalam 1 jam. Virus corona dapat memasuki tubuh melalui mulut, hidung, dan juga mata. Jadi cara menghindari virus ini adalah dengan tidak menyentuh wajah karena dikhawatirkan ada virus ditangan kamu.

4.Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi

Mungkin kamu sering untuk mengkonsumsi suplemen peningkat daya tahan tubuh. Namun para ahli sepakat kalau lebih baik memperoleh nutrisi baik itu langsung dari sumbernya, yaitu makanan sehat. Vitamin C memiliki peran sebagai peningkat daya tahan tubuh dan bisa membuat produksi sel darah putih yang dapat melawan infeksi.

Konsumsi sayur – sayuran seperti brokoli, paprika, bayam, untuk bisa mendapatkan asupan yang cukup. Selain itu konsumsi juga buah – buahan dan juga minuman berbahan rempah – rempah seperti jahe merah.

Itulah beberapa tips yang dapat kami berikan kepada kamu. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan lakukan social distancing, ya!

Olahraga Selama di Rumah

5 Tips Olahraga Selama di Rumah Saja

Bagaimana kabar kalian hari ini? Masih stay at home kah? Selama di rumah saja, kamu tetap berolahraga tidak? Kalau tidak, sayang banget nih, soalnya ternyata olahraga di rumah juga cukup mudah, loh. Para ahli sudah memberikan beberapa cara efektif untuk bisa menjaga kesehatan selama di rumah saja.

Olahraga Selama di Rumah

Menjaga kesehatan tubuh memang idealnya dilakukan dengan rutin berolahraga dan dilakukan setiap pekannya. Apalagi dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Olahraga menjadi hal yang lebih penting untuk bisa menjaga kebugaran tubuh kamu. Minimal setidaknya lakukan olar raga minimal dua sampai 3 jam dalam satu pekan, agar badan tetap bugar.

Berikut ini adalah 5 tips untuk tetap sehat di rumah selama pendemi Corona.

Tips Tetap Sehat Bugar di Rumah

1.Terus Bergerak

Ben Lucas, seorang instruktur fitnes dan mantan atlet Australia, mengatakan hal yang penting untuk kamu lakukan di rumah demi menjaga kesehatan selama masa karantina. Ia menyarankan untuk terus bergerak. Memang terdengar simple, namun ini merupakan cara yang efektif menjaga kebugaran tubuh kamu.

Kegiatan ini juga dapat dilakukan untuk menghindari kebosanan dan membuat kamu kehilangan kebugaran. Menurut pedoman olahraga nasional Australia, orang yang berada pada usia 18 – 64 tahun harus terus berolahraga minimat 2 ½ jam perminggu untuk terus dapat menjaga kebugaran. Karena juga ketika kita berdiam diri dirumah dengan bermain casino online tidak akan baik juga bila tanpa berolahraga.

2.Penguatan Otot

Olahraga Selama di Rumah

Selain itu, mereka juga menyarankan untuk dapat melakukan aktivitas penguatan otot. Setidaknya lakukan kegiatan ini dua hari setiap pekan untuk bisa meningkatkan atau mempertahankan kekuatan tubuh kamu.

Lakukan penguatan otot ini dengan cara berlari di sekitar rumah, bisa juga dengan melakukan pilates atau angkat beban di rumah sebagai latihan tambahan.

3.Konsumsi Lebih Banyak Protein

Makanan yang kamu konsumsi juga mempengaruhi kesehatan, loh. Jangan sampai sudah olahraga setiap hari, tapi asupan yang kamu makan tidak mendukung hal program ini.

Sharelle Grant, seorang instruktur sekaligus perawat di Melbourne mengatakan bahwa sangat penting untuk mengkonsumsi lebih banyak protein. Ini guna untuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Jadi kamu akan lebih kebal dan tidak mudah terkena virus.

4.Komitmen Berolahraga

Olahraga Selama di Rumah

Ini merupakan salah satu faktor yang paling penting. Kamu harus memiliki komitmen untuk berolahraga. Tak bisa dipungkiri, kalau rasa malas kadang lebih besar jika dibandingkan dengan keinginan untuk berolahraga. Oleh karena itu komitmen untuk bisa berolahraga setiap harinya dibutuhkan.

Pacu motivasi kamu dan tantang dirimu sendiri untuk berolahraga setiap harinya dan juga jangan lupa membuat target. Misalnya target untuk lakukan squat minimal 50 kali dalam sehari.

Selain itu kamu juga dapat melakukan olahraga secara berkelompok, jadi dapat menambah semangat dan juga lebih konsisten secara latihan.

5.Jangan Membeli Peralatan Olahraga Mahal

Yang terakhir adalah tentukan tujuan olahraga yang kamu lakukan. Hal ini bisa meminimalisir keinginan berlebih untuk membeli peralatan olah raga mahal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Terdapat banyak alternatif murah tanpa harus mengeluarkan banyak uang dan tetap dapat sehat bugar meski hanya di rumah. Lagi pula jika masa pendemic ini berakhir, apa kamu yakin akan menggunakannya ketika kegiatan sudah kembali normal?

Beberapa tips ini memang merupakan langkah dasar yang bisa kamu lakukan secara rutin di rumah. Meski tampak sederhana, namun sebenarnya ini sangatlah membantu untuk membuat tubuhmu menjadi lebih sehat dan bugar. Selamat berolahraga!

Pentingnya Mencuci Tangan

Apakah ditengah pendemic Corona ini kamu kini menjadi lebih sering membersihkan tangan kamu? Atau malahan tetap jarang melakukannya kecuali tangan sedang lama keadaan kotor dan berminyak? Hmm… Tahukah kamu kalau penyebaran kuman pada tubuh itu 98% bersumber dari tangan kita sendiri?

Pentingnya Mencuci Tangan

Hal itu dapat menyebabkan tubuh kita menjadi terkena beragam macam penyakit. Oleh karena itu cuci tangan merupakan kegiatan simple yang memiliki manfaat sangat besar. Apalagi kegiatan ini hanya membutuhkan waktu sekitar 15 detik dengan menggunakan sabun. Kegiatan 15 detik ini sangat ampuh untuk dapat membersihkan kuman yang ada pada tangan kamu.

Kenapa bagian tangan? Tentunya hal ini karena bagian tangan adalah area yang dimana kita sering menggunakannya untuk menyentuh beragam tempat, barang, orang, dan bahkan saat bersih terkadang kita menutup mulut dengan menggunakan tangan. Bayangkan berapa banyak kuman penyakit yanga da pada tangan kita.

Apalagi tangan merupakan bagian tubuh yang digunakan untuk memasukkan makanan dan minuman ke dalam mulut kita, jadi tangan memang harus selalu bersih dari kuman.

Kamu harus bisa menjaga kebersihan tangan dimanapun kamu berada, baik di sekolah, kantor, rumah, agar terhindar dari penyakit dan menghindari kamu menyebarkan kuman itu kepada orang lain.

Pentingnya Mencuci Tangan

Seperti yang sudah kami bicarakan tadi, salah satu cara untuk membersihkan tangan dari kuman adalah dengan cara mencuci tangan. Terdapat banyak manfaat dari cuci tangan yang wajib kamu tahu. Selain kamu, ajak teman – teman atau keluarga kamu untuk lebih sering mencuci tangan.

Badan kesehatan dunia, WHO, menyatakan bahwa kedua tangan kita adalah jalur utama masuknya kuman dan penyakit ke dalam tubuh. Itu sebabnya kita harus menjalankan pola hidup sehat dengan membiasakan mencuci tangan setelah melakukan kegiatan.

Apa saja manfaat dari mencuci tangan?

Pentingnya Mencuci Tangan

Cuci tangan sendiri merupakan program yang digunakan untuk melakukan pengendalian infeksi. Karena itu banyak rumah sakit yang meminta setiap tamu atau pasien bahkan petugas untuk mencuci tangan. Pernah kah kamu melihat arahan cara mencuci tangan pada dinding toilet rumah sakit?

Nah, itu salah satu upaya dari rumah sakit untuk mengajak orang melakukan cuci tangan. Karena hal ini efektif untuk menghindari penyebaran dari kuman penyakit dari diri sendiri maupun ke orang lain.

Namun jika kesadaran masyarakat akan hal ini masih rendah, sulit untuk dapat menjalankan program ini. Apalagi masyarakat masih sedikit yang memahami arti penting dari cuci tangan. Masih banyak juga yang tidak menyadari bahwa angka penyebaran infeksi di Indonesia masih tergolong tinggi.

Padahal penyakit ini dapat dengan mudahnya dicegah dengan langkah sederhana juga murah, yaitu dengan mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Selain dengan sabun, kamu juga bisa membersihkan tangan dengan menggunakan handrub atau pembersih tangan yang sejenis alkohol.

Pentingnya Mencuci Tangan

Jika kamu mengabaikan cara simple ini, dapat mengakibatkan beragam penyakit serius, loh. Seperti dapat menyebabkan diare, thypus, disentri termasuk dengan kolera, radang paru, pandei influenza, infeksi kelahiran bar, dan sampai infeksi diantara penderita AIDS.

Oleh karena itu, mari kita jaga kesehatan kita karena kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Apalagi kuman berada di mana – mana dan dapat menyebabkan beragam penyakit berbahaya.

Jadi sekarang perhatikan kesehatan kamu dengan lebih sering mencuci tangan, ya! Jangan sampai kamu sakit dan menghambat aktivitas kamu! Hidup sehat mulai dari sekarang.